Capello: Bonucci Tak Bisa Bertahan

Capello: Bonucci Tak Bisa Bertahan

Capello: Bonucci Tak Bisa Bertahan

Milan – Fabio Capello menyebut Leonardo Bonucci bukan bek yang bisa diandalkan untuk memperkukuh pertahanan. Bonucci merupakan bek yang mahir memainkan bola.

Bonucci didatangkan Milan dengan biaya 42 juta euro di musim panas lalu. Kedatangannya diharapkan bisa memperkuat lini belakang Rossoneri yang musim lalu kemasukan 45 gol di Serie A dan jadi tim terbaik kelima dalam hal jumlah kebobolan.

Tapi situasinya sejauh ini tak terlalu sesuai harapan Milan. Dalam 18 pekan di Serie A yang sudah dilakoni, Diavolo Rosso merasakan 26 gol bersarang di gawangnya. Jika musim lalu mereka rata-rata kemasukan 1,18 gol per laga, sejauh ini rasionya 1,44 gol per laga.

Meski terlihat kecil selisihnya, namun ditambah faktor-faktor negatif lainnya musim ini mengakibatkan Milan terseok-seok. Alih-alih dalam jalur memperbaiki hasil finis keenam, skuat yang kini ditangani Gennaro Gattuso itu sementara ada di peringkat 11.

Bonucci jadi salah satu pemain yang disoroti. Diharapkan jadi pemimpin di lini belakang, kapten baru Milan itu malah beberapa kali terlihat rapuh.

Pelatih legendaris Italia Fabio Capello menyebut Bonucci memang bukan tipe bek yang bisa diandalkan untuk memperkuat pertahanan. Sebagai bek pembawa bola, dia sebelumnya tertolong dengan sistem di Juventus yang membuatnya aman.

Bermain dengan Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli dalam pola tiga bek pada masa-masa suksesnya bersama Bianconeri, Bonucci mendapatkan perlindungan. Hal tersebut tak didapatkannya di Milan.

“Dia adalah bek terbaik Italia ketika menguasai bola di kakinya. Dia ada di antara tiga teratas di dunia dalam hal itu,” ungkap Capello.

“Tapi dia tak bisa bertahan. Dia punya problem besar. Sebelumnya situasinya ideal untuknya di Juventus, di mana dia bermain bebas. Sempurna untuknya bermain di pola tiga bek. Bermain di pola empat bek itu sulit untuknya,” tandas eks pelatih Milan, Real Madrid, AS Roma, dan Juventus ini.